Aug
01

Ketika Nama Agus Tidak Lagi Mainstream


by admin
posted in Uncategorized
No comments yet

Coba cek di kontak HP anda, apakah ada nama Agus di dalamnya? Saya yakin jawabannya ‘ada’. Bahkan tidak hanya satu, bisa dua, tiga, atau lebih banyak lagi.

Nama Agus memang sangat populer di tanah air, mungkin hampir sama dengan nama ‘Kim’ dan ‘Lee’ di Korea.

Saat SMA dulu, di kelas saya saja ada enam siswa bernama Agus, bahkan wali kelasnya pun bernama Agus. Agar tidak membingungkan, kami para Agus tidak ada yang dipanggil Agus, tetapi dipanggil dengan nama belakang kami. Tentunya kecuali wali kelas kami yang tetap dipanggil Pak Agus.

Bagi anda yang mempunyai banyak nama Agus di kontak HPnya, bersiaplah untuk sering-sering mengucapkan selamat ulang tahun di bulan Agustus ini, karena mayoritas orang yang bernama Agus berulang tahun di bulan Agustus.

Memang nama Agus identik dengan bulan Agustus. Hampir dapat dipastikan seorang yang bernama Agus lahir di bulan Agustus. Bahkan akan terasa aneh jika ada Agus yang lahir di bulan April, Oktober atau bulan lainnya selain Agustus.

Namun di daerah Jawa, terutama Jawa Tengah, orang tua manamakan anaknya Agus dengan harapan anaknya menjadi anak yang ‘Bagus’, baik fisiknya, ilmunya dan budi pekertinya. Itulah sebabnya, tidak semua Agus di Jawa lahir di bulan Agustus.

Sebuah konvensi yang kabarnya berskala nasional pun pernah digelar untuk orang-orang yang menyandang nama Agus.  Konon konvensi itu diikuti oleh ratusan Agus.

Namun saat ini sepertinya ‘popularitas’ nama Agus sudah tidak seperti dulu lagi. Sekarang ini kelihatannya para orang tua enggan memberi nama anaknya ‘Agus’.

Saya pernah mengadakan survey kecil untuk mengecek populasi nama Agus di sekolah anak saya. Ternyata hasilnya cukup mengejutkan, dari tiga angkatan di SMP anak saya, tidak seorang pun yang bernama Agus. Demikian juga dengan enam angkatan di SD.

Mungkin para orang tua saat ini tidak mau anaknya ‘bernasib’ sama dengan orang tuanya, atau teman orang tuanya yang jika ada yang memanggil nama Agus,  beberapa orang langsung menoleh. Atau jika dia tanya nama Agus, jawabannya adalah ‘Agus yang mana?’

Saya juga demikian, anak-anak saya tidak ada yang saya beri nama Agus. Namun bukan karena alasan diatas, namun saya ingin memberi nama yang lebih Islami….#ngeles.com

Kini nama Agus memang sudah tidak lagi mainstream. Namun di sisi lain, sekarang saat  yang baik bagi anda yang akan menjadi orang tua, untuk ‘mempopulerkan’ lagi nama Agus untuk anak-anak anda.



Post Your Comment
Your Name
Your E-mail

Comment