Mar
11

MASJID RAMAH ANAK DAN JAMAAH


image
by admin
posted in Uncategorized
No comments yet

‘Namanya juga anak-anak, ya maklumi saja…’ kata salah seorang jamaah yang membawa anaknya ketika ditegur agar anaknya tidak lagi membuat keributan saat sholat.

‘Sudah tahu anaknya nggak bisa diam, kenapa masih dibawa ke masjid..?’ jawab jamaah lainnya yang merasa terganggu dengan tingkah laku anak-anak jamaah lain.

Selanjutnya, perdebatan pun menghangat, antara jamaah yang membawa anak dengan jamaah lain yang merasa terganggu dengan keributan anak-anak.

Diskusi diatas mungkin dapat menggambarkan perbedaan pemahaman antara dua kubu, yaitu kubu yang menekankan pendidikan anak-anak, dengan membawa anak-anak ke masjid sebagai pengenalan ibadah dan juga membiasakan anak-anak ke masjid, dan kubu yang ingin menjaga ketertiban masjid.

Kedua kubu ini tentu memiliki pertimbangan yang didasarkan pada dalil-dalil yang mungkin sama bagus dan kuatnya, tetapi di sisi lain ada sisi yang sepertinya bertolak belakang, sehingga rawan menimbulkan perbedaan. Anda, sebagaimana saya, mungkin juga mempunyai pandangan yang bereda.

Lalu apa yang harus kita lakukan? Nah, mari kita ambil ‘jalan tengah’ sebagai sebaik-baik jalan.

Membawa anak ke masjid adalah tindakan yang baik dan mulia. Namun, mesti disadari bahwa masjid adalah tempat ibadah yang mempunyai adab-adab tertentu. Salah satu adab di masjid adalah kita harus menjaga ketenangan dan ketertiban di masjid demi terjaganya kekhusukan beribadah.

Beberapa hal sederhana ini perlu dipertimbangkan untuk menjadi solusi bagi permasalahan yang ada :

  1. Ajarkan anak-anak kita tata cara beribadah yang benar.

Sangat penting bagi kita untuk mengajarkan tata cara beribadah yang benar mulai dari dasar, yaitu bersuci atau berwudlu. Ajarkan anak-anak kita tata cara wudhu, dan hal-hal yang membatalkan wudhu.

Setelah itu, ajarkan juga anak-anak kita tata cara sholat yang baik, rukun sholat dan hal-hal yang dapat membatalkan sholat.

 

  1. Ajarkan anak-anak kita adab-adab yang baik

Agama Islam sangat menjunjung tinggi adab. Bahkan adab ini dianggap lebih penting daripada ilmu.

Oleh karena itu, penting untuk mengajarkan anak-anak kita tentang adab-adab di masjid. Bahwa masjid adalah tempat kita ‘bertemu’ dengan Allah, Dzat penguasa alam semesta. Jika kita bertemu Boss penguasa suatu perusahaan atau pemerintahan saja perlu tata krama, apalagi kalau bertemu dengan penguasa alam semesta.

 

  1. Ajarkan anak-anak kita untuk berbagi dan menghargai orang lain.

Masjid adalah milik Ummat, milik bersama, bukan milik perorangan atau golongan tertentu. Oleh karena itu, perlu kebijaksanaan kita untuk menjaga kepentingan jamaah lain, dengan cara mengajarkan anak-anak kita untuk menghargai kepentingan orang lain untuk beribadah dengan khusuk.

 

  1. Saat sholat di Masjid, pisahkan anak-anak dari teman-temannya.

Ini adalah strategi ‘pecah belah’ atau ‘devide et impera’.Tujuannya adalah agar anak-anak tidak menggerombol yang membuat mereka jadi ingin bermain-main dalam sholatnya.

Sebaiknya anak-anak di’sisipkan’ diantara shaf orang dewasa. Hal ini untuk mempersempit ‘ruang gerak’ mereka sehingga mereka tidak tergoda untuk bermain saat sholat.

 

  1. Jadikan Masjid menjadi tempat yang nyaman.

Hal ini dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan dan kenyamanan masjid, misalnya tata udaranya, alas (karpet) yang bersih, indah dan nyaman.

 

  1. Temani anak-anak kita sholat di Masjid.

Ini adalah langkah yang ‘last but not least’. Dengan menemani anak-anak kita sholat, kita bisa terus memantau bagaimana perkembangan pemahaman keagamaan anak-anak kita.

Jika kita melihat ada hal-hal yang perlu diperbaiki, maka kita bisa segera memberikan arahan kepada anak-anak kita.

Demikianlah hal-hal sederhana yang mudah-mudahan dapat menjadi solusi dan jalan tengah, sehingga Jamaah yang ingin membawa anak-anaknya ke Masjid, tidak perlu berhenti melakukan hal tersebut, tinggal dilakukan beberapa langkah sederhana. Sementara jamaah lain pun tidak akan merasa terganggu dengan kehadiran anak-anak di Masjid.

 

 



Post Your Comment
Your Name
Your E-mail

Comment